2:38 pm - Rabu Juli 31, 8633

Archive: Judo Subscribe to Judo

Horas Manurung Peroleh Emas-Nya Yang Hilang

Written by | 9 Juni 2015 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Misi emas Horas Manurung pada ajang SEA Games 2015 tuntas dan akhir tahun ini pejudo Jawa Barat itu fokus mempersiapkan menuju pelaminan. “Puji Tuhan saya bisa meraih emas dan akhir tahun ini saya akan mempersiapkan pernikahan,” kata Horas Manurung di Singapura, Senin (8/6/2015). Menurut dia, jadwal pernikahannya akan dilakukan akhir tahun ini dengan mempersunting gadis pujaannya bernama Diani. Horas Manurung yang dalam satu dekade terakhir ini selalu menjadi andalan Indonesia pada berbagai kejuaraan judo, khususnya di kelas -90 kg, mengaku akan tetap menjaga konsistensinya meski sudah berkeluarga. “Dalam setahun ini, saya banyak di luar, tetapi nanti mungkin harus berbagi. Saya selalu siap dibutuhkan oleh negara,” kata pria kelahiran 23

SEA Games 2015 Era Kebangkitan Judo Indonesia

Written by | 9 Juni 2015 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Tim Indonesia menjadi juara umum pada cabang olahraga judo SEA Games 2015 dalam tiga hari pertandingan yang digelar di Hall 2 Singapura Expo, Senin. “Alhamdulillah perjuangan atlet membuahkan hasil maksimal dengan menjadi juara umum dengan empat emas, sekaligus melampaui target yang ditetapkan Satlak Prima,” kata Manajer Judo Indonesia Zaedun di Singapura. Meski gagal menghasilkan medali emas pada hari terakhir pertandingan cabang itu, namun raihan medali emas Indonesia tetap tak terkejar kontingen lainnya. Bahkan Thailand yang memborong dua emas pada dua partai final laga terakhir di 78Kg putri melalui Thontan Sathjadet dan 100Kg putra On Kunathip Yea belum cukup mengejar raihan medali Indonesia. Indonesia menempati peringkat pertama klasemen umum cabang

Judo Indonesia Langsung Menggebrak Dengan 3 Emas di SEA Games

Written by | 7 Juni 2015 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Tim judo Indonesia meraih tiga medali emas dan satu perak pada hari pertama pertandingan cabang olahraga tersebut pada SEA Games 2015 yang digelar di Hall 2 Singapura Expo, Sabtu (6/6/2015). “Hari yang luar biasa, tiga emas benar-benar sebuah pencapaian luar biasa, apresiasi bagi atlet yang telah berjuang keras hari ini,” kata Manajer tim Judo Indonesia, Zaenun, di Singapura. Indonesia berhasil meraih tiga dari lima emas yang diperebutkan pada final yang digelar. Sukacita juga berlangsung di kubu Indonesia menyambut sukses itu. Emas pertama di persembahkan oleh Muhammad Syaiful Raharjo pada kelas 66 kg putra setelah menang ippon dari atlet Thailand Sarawut Petsing. Emas kedua kontingen Merah Putih dipersembahkan atlet putri Ni Kadek Anny Andini pada

Ambisi Horas Manurung Kembalikan Emas Judo Yang Lepas

Written by | 7 Juni 2015 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Pejudo andalan Indonesia, Horas Manurung berambisi mengembalikan emas SEA Games 2015 yang lepas dari genggamannya dua tahun lalu. “Pada SEA Games 2013 saya meraih perak, namun kali ini saya berharap bisa mengembalikan emas yang hilang,” kata Horas Manurung di Sport Hall 2 Singapura Expo,Singapura, Minggu. Turun di kelas 90 Kg, Horas mengaku sangat termotivasi untuk bisa mengembalikan prestasi di ajang SEA Games, terlebih Kontingen Indonesia telah meraih tiga emas pada hari pertama laga cabang itu. Terakhir Horas meraih medali emas saat di SEA Games 2011 di Indonesia. Namun dua tahun kemudian ia harus mengakui keunggulan atlet Myanmar Aung Zi Lin. “Tadinya saya berharap bisa membalas melawan dia, tapi kali ini ia naik ke kelas di atas 100 Kg,”

PJSI Pertandingkan Nomor Kata di PON 2016

Written by | 24 Februari 2015 | 0
judo nomor kata
MAKASSAR-(TribunOlahraga.com) Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI), untuk pertama kalinya akan mempertandingkan nomor kata pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, 2016. “Nomor kata untuk pertama kalinya akan dipertandingkan di PON 2016. Kami juga tengah mengikuti penataran pelatih di Jakarta sebagai tindak lanjut keputusan PJSI pusat,” kata Ketua Bidang Kepelatihan PJSI Sulsel, Karya Juzaib saat dihubungi dari Makassar, Senin. Penataran pelatih di Jakarta yang digelar 21-28 Februari 2015 itu, kata dia, bertujuan untuk menyeragamkan gerak dan teknik latihan yang akan diberikan dan diterapkan pada setiap atlet saat kembali ke daerah masing-masing. Hal itu, kata dia, penting dilakukan sehingga setiap pelatih bisa memahami peraturan saat berlaga di PON