8:30 am - Saturday December 20, 2014

Archive: Judo Subscribe to Judo

Tuan Rumah Sulsel Turunkan 32 Pejudo di Kejurnas

Written by | November 27, 2014 | 0
MAKASSAR-(TribunOlahraga.com) PERSATUAN Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sulawesi Selatan mempersiapkan 32 atletnya untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) senior di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar, 29-30 November. Sekretaris Umum PSJI Sulsel Zainal Bustar, mengatakan meski mempersiapkan 32 pejudo, kemungkinan hanya 16 atlet yang bisa tampil. “Kami siapkan dua tim, utama dan lapis kedua. Masing-masing 16 pejudo. Semoga semuanya bisa diturunkan,” katanya Kamis, (27/11). Keputusan PJSI Sulsel mempersiapkan tim judo lapis kedua tengah dikoordinasikan ke pengurus pusat. Hingga kini, pihaknya menunggu pentunjuk perihal izin bagi tuan rumah untuk menerjunkan dua tim sekaligus. “Biasanya hanya boleh satu tim. Tapi bisa jadi berubah. Kita lihat saja nanti,” katanya. Dalam Kejurnas

Judo Jatim Pasang Target 2 Emas di Kejurnas

Written by | November 27, 2014 | 0
MAKASSAR-(TribunOlahraga.com) JUDO Jatim targetkan 2 medali emas di Kejurnas Judo 2014 di Makassar, 29-30 November. Judo Jatim saat ini telah terpuruk seiring kegagalan di Kejuaraan Nasional Piala Kartika 2014 di Jakarta, akhir Maret lalu. Menurut Ketua Umum KONI Jatim Dhimam Abror Djuraid, kejurnas ini akan mengembalikan kepercayaan masyarakat Jatim terhadap olahraga Judo. Jika berprestasi, anggaran puslatda judo 2015 juga akan dibicarakan. Pelatih puslatda judo Jatim, Wisnu Sri Basuki mengatakan, peluang dua medali emas dapat diperoleh atlet putri. “Kami bisa meraih prestasi di kelas 45kg karena di kelas ini selalu memiliki unggulan baru,” terangnya. Judo Jatim saat ini seperti cabor yang mulai bangkit dari keterpurukan. Prestasinya menurun. Melalu kejurnas, Jatim berharap kembali merintis

Horas Manurung Tersingkir di 16 Besar Asian Games

Written by | September 22, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Atlet judo Indonesia Horas Manurung terhenti di babak 16 besar setelah dia dikalahkan atlet Kazakhstan Timur Bolat di kelas -90 kg putra di Asian Games 2014 Incheon, Korsel, Senin. Horas manurung harus mengakui keperkasaan atlet Kazakhstan itu ketika lawannya menang secara mutlak (ippon). Pada pertandingan sebelumnya di 32 besar kelas yang sama -90 kg putra, Horas Manurung mampu melaju seelah menang waza-ari atas pejudo Suriah Adnan Khankan. Pada pertandingan hari sebelumnya, Minggu (21/9), atlet Indonesia Apriyadi Iksan yang turun di kelas -73kg putra juga tersingkir di babak 16 besar oleh atlet Taiwan Chun Ta Huang dengan kalah ippon.TOR-05

Pengabdian Tiada Akhir Bagi Ceto Cosadek

Written by | June 19, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Seiring dengan semakin menurunnya prestasi olahraga Indonesia, nasib atlet, pelatih dan para mantan atlet maupun pelatih olahraga Indonesia juga masih memprihatinkan. Habis manis sepah di buang, itu kalimat yang pas ditujukan pada para mantan atlet yang kondisinya menyedihkan . Ceto Cosadek, mantan pejudo andal Indonesia menjadi salah satu contoh karena dirinya sekarang menderita sakit ginjal sehingga memaksanya untuk harus cuci darah seminggu tiga kali. Ceto yang 15 tahun lamanya malang melintang di timnas judo Indonesia itu, menderita sakit ginjal sejak pulang dari SEA Games 2013 Myanmar. Namun hingga kini satu pun pengurus cabang olahraga, baik dari PB.PJSI, KONI, KOI, Kemenpora dating membesuk pria yang kini berprofesi sebagai pelatih itu. Saat

Tim Judo Indonesia Tolak Ambil Medali

Written by | December 23, 2013 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Kontingen Judo Indonesia menolak mengambil medali SEA Games 2013 di Myanmar yang diperoleh sebagai wujud protes karena wasit tidak fair dalam memberikan penilaian. Puncak kekesalan ofisial Indonesia terjadi pada final kelas -90 kg antara Horas Manurung melawan atlet tuan rumah Zin Linn Aung di Zeyar Thiri Indoor Stadium, Naypyitaw, Myanmar, Sabtu. Saat itu satu-satunya atlet yang berpeluang mendapatkan medali emas harus menghadapi kenyataan buruk setelah wasit memberikan kemenangan bagi atlet tuan rumah meski dalam aturan pertandingan harus dihentikan. “Kita tidak mengambil medali. Biar diambil mereka semua (Myanmar). Ini adalah bentuk protes dari kami,” kata Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) George Toisuta usai melihat pertandingan