12:23 pm - Friday October 24, 2014

Archive: Timnas Subscribe to Timnas

Evan Dimas Mengaku Tak Rikuh Berlatih di Timnas Senior

Written by | October 17, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Timnas Indonesia senior kembali menggelar pemusatan latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, Jumat 17 Oktober 2014 sore. Dalam kesempatan itu, dua penggawa timnas U-19, Evan Dimas dan Maldini Pali, terlihat sudah ikut dalam sesi latihan tersebut. Sesi latihan tadi diikuti oleh 10 orang. Selain Evan dan Maldini, delapan pemain lainnya yakni, Yogi Triana (kiper), Teguh Amiruddin (kiper), Fachruddin, Rizky Ripora, Danny Saputra, Steven Imbiri, Bayu Gatra, dan Ramdani Lestaluhu. Evan dan Maldini terlihat begitu cair dalam sesi latihan tadi. Mereka tidak canggung, saat melahap menu latihan yang disiapkan oleh pelatih Alfred Riedl, bersama para seniornya. “Awalnya sungkan, tetapi karena kakak-kakak seniornya baik, jadi senang. Asyik-asyik,

Menpora: PSSI Harus Segera Pulihkan Mental & Rasa Percaya Diri Pemain Timnas U-19

Written by | October 15, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo merekomendasikan para atlet Timnas Indonesia U-19 dipisah sementara untuk mengurangi kejenuhan setelah bertanding di kejuaraan internasional. “Meskipun saya percaya penuh pada PSSI, saya merekomendasikan agar para atlet berkarir dulu di klub masing-masing atau kalau mau dibentuk klub baru mereka tidak disatukan dalam satu tim yang sama,” kata Roy Suryo setelah melepas kontingan Indonesia untuk Asian Para Games 2014 di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Selasa malam. Menpora mengatakan hasil pertandingan terakhir Timnas Indonesia U-19 melawan Uni Emirat Arab 1-4 di Piala Asia 2014 sudah tidak dapat diukur karena mental para pemain timnas tidak sama. “Saya tidak mau menyalahkan pemain karena mereka sudah berjuang

Gagal Total di Piala AFC, Timnas U-19 Diparkir Sementara

Written by | October 15, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Timnas Indonesia U-19 tak mampu meraih obat penawar duka akibat gagal mencapai target tembus ke semifinal AFC U-19 Championship 2014 demi satu tiket ke putaran final Piala Dunia U-20 2015 Selandia Baru. Di laga terakhirnya di Grup B kontra UEA di Wunna Thaikdi Stadium, Nay Pyi Thaw, Myanmar, Selasa (12/10), timnas U-19 kalah 1-4. Sebelum takluk dari UEA, timnas U-19 Indonesia lebih dulu kalah 1-3 dari Uzbekistan dan 0-1 dari Australia. Alhasil, bukan cuma gagal lolos dari fase grup dan capai target, rapor itu juga buat timnas U-19 Indonesia terkapar di dasar klasemen tanpa koleksi 1 pun poin. Sedih dan kecewa? Pasti. Bukan cuma timnas U-19 Indonesia, tapi juga seluruh masyarakat sepakbola Indonesia rasakan hal serupa. Meski begitu, pelatih kepala timnas U-19 Indonesia

Meski Peluang Sudah Habis, Timnas U-19 Dituntut Main Serius Lawan UEA

Written by | October 13, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Pertandingan melawan Uni Emirat Arab (UEA) di Wunna Theikdi Stadium, Nay Pyi Taw, Myanmar, Selasa (14/10) merupakan pembuktian terakhir bagi Timnas Indonesia U-19 setelah dipastikan tersingkir dari Piala Asia 2014. Meraih poin bisa dikatakan sebagai harga mati bagi anak asuh Indra Sjafri jika tidak ingin pulang ke Indonesia dengan tanpa hampa. Saat ini Timnas Garuda Jaya harus puas berada didasar klasemen dengan nol poin dari dua pertandingan. “Pemain sejauh ini telah berusaha memberikan yang terbaik. Makanya kami akan berusaha semaksimal mungkin meraih hasil terbaik pada pertandingan terakhir ini,” kata Indra Sjafri dalam laman resmi AFC, Senin. Menurut dia, dalam setiap kompetisi, semua pertandingan adalah penting. Tidak hanya terkait dengan menang

Evan Dimas: Terlalu Berat Tekanan Kami Hadapi

Written by | October 12, 2014 | 0
JAKARTA-(TribunOlahraga.com) Kapten Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas, mengaku dirinya dan rekannya yang lain tertekan dan gugup sehingga tidak mampu meraih hasil maksimal saat menghadapi Australia pada Piala Asia U-19 di Thuwwuna Stadium, Yangon, Myanmar, Minggu. Pada pertandingan penentuan itu, Timnas Garuda Jaya harus menyerah 0-1 dari anak asuh Paul Okon, hasil yang membuat Indonesia berada di dasar klasemen Grup B dengan nol poin dan dipastikan gagal melangkah ke babak berikutnya. “Kita sudah berusaha. Tapi, saat kita tertinggal semuanya malah tertekan dan gugup. Kami minta beribu maaf pada masyarakat Indonesia,” kata Evan Dimas dalam tayangan televisi RCTI yang menayangkan pertandingan timnas secara langsung. Menurut dia, upaya untuk memenangkan pertandingan sudah tertanan